24 Aug |
|
Ketidakpastian situasi perekonomian nasional menyebabkan beberapa perusahaan pembiayaan mengalami kesulitan pembiayaan. Volume penjualan kredit turun drastis hingga 10 sampai 15 persen dan kredit macet diperkirakan meningkat satu sampai dua persen. Kondisi ini diperparah lagi oleh adanya kenaikan suku bunga bank. Karena, sebagian besar sumber pembiayaan perusahaan pembiayaan berasal dari kredit bank. Akibatnya sudah bisa ditebak.Beberapa perusahaan pembiayaan terpaksa gulung tikar, beberapa di antaranya mengerem langkah mereka dalam memberikan kredit. Hanya satu dua yang tetap bertahan, itu pun jalan di tempat. Untuk mengatasi kesulitan pembiayaan alternatif, mendapatkan dana dari publik secara langsung atau menjalin hubungan dengan perusahaan pembiayaan asing dan perbankan. Demikian di kemukakan oleh Presiden Direktur PT. Surya Artha Nusantara Finance Susilo Sudjono, di Jakarta belum lama ini. Saat di temui di kantornya, Susilo menjelaskan San Finance saat ini kepemilikannya oleh Astra dan Marubeni Coorporation. Astra 60 persen dan Marubeninya 40 persen. Tujuan didirikan oleh Astra itu untuk ikut membiayai alat-alat berat dan produk-produk terkaitnya. |
| Last Updated on Monday, 24 August 2009 09:41 |






![]() | Today | 22 |
![]() | Yesterday | 595 |
![]() | This week | 1371 |
![]() | Last week | 1994 |
![]() | This month | 2377 |
![]() | Last month | 10569 |
![]() | All days | 475667 |